sponsor

sponsor

Slider

Recent Tube

Business

Technology

Life & style

Games

Sports

Fashion

Titik bekam Sunnah Nabi

Umat Islam memiliki sebuah solusi untuk kesehatan yaitu Thibbun Nabawi. Thibbun Nabawi atau pengobatan ala Nabi itu memiliki cakupan yang luas bukan hanya minum madu, zaitun, kurma atau bekam saja. Thibbun Nabawi mencakup nilai hidup yang harus dianut oleh Muslim seperti bersedekah, sholat Tahajud, membaca AlQuran dan sebagainya.

Semua hal sunnah dan wajib jika dikerjakan bukan saja bernilai pahala tapi juga bermanfaat untuk kesehatan. Bekam merupakan jalan menuju kesehatan. Dengan melakukan bekam secara rutin sebulan sekali atau sesuai sunnah Nabi maka kebugaran dan kesehatan akan mudah kita raih dan hilanglah semua potensi penyakit yang ada dalam tubuh kita. InilahKhasiat bekam sebenarnya.



Sebagai gambaran kami berikan beberapa gambar titik titik bekam Nabi semoga bermanfaat...

Bahaya nya Bekam

Bekam atau hijamah merupakan salah satu pengobatan alternatif yang telah tumbuh sejak zaman bangsa Israil dua ribu tahun yang lalu.
Pengobatan ini lebih menitik beratkan pada pengambilan darah kotor dalam tubuh dengan cara disedot menggunakan alat gelas atau cupping.

Bekam ini sangat bermanfaat, tetapi juga terdapat bahaya bekam yang bisa mengancam Anda. Kesannya kontradiktif ya? Tidak juga sih…

Tapi Anda harus simak terus artikel tentang bahaya bekam ini ya. Karena saya akan memberikan ulasan tentang beberapa hal yang harus Anda waspadai bahaya bekam darah.
Bekam berdasarkan jenisnya terdapat empat jenis yaitu bekam kering, bekam basah, bekam meluncur dan bekam tarik. Bekam yang banyak dilakukan adalah bekam basah.

Perbedaannya terletak pada pengeluaran darah dengan sayatan. Terapi bekam semacam ini disebut sebagai bekam basah. Sedangkan yang lain, tidak mengeluarkan darah.
Seperti pada penjelasan saya di atas, bekam yang luar biasa ini dapat menjadi tidak efektif dan berbahaya bagi kesehatan Anda. Bahaya terapi bekam diantaranya dijelaskan oleh Dr. Abu Hana El-Firdan dalam Jurnal Asy Syifa edisi 02 1432 / 2011. Saya berikan intisarinya untuk Anda…

1. Bahaya bekam akan terjadi ketika seseorang berada kondisi yang lemah. Tekanan darah pasien bekam minimal 80 mmHg. Hal ini dilakukan untuk menghindari pasien mengalami shok atau pingsan saat di mulai terapi bekam. Karena itu, orang lanjut usia dan anak-anak yang pada dasarnya memiliki kondisi yang lemah tidak diperbolehkan untuk melakukan bekam.
2. Wanita hamil pada usia kehamilan trismester pertama atau tiga bulan awal masa kehamilan tidak diperbolehkan melakukan bekam. Apa bahaya bekam pada wanita yang hamil? Bekam pada kondisi tersebut dapat mengganggu perkembangan janin yang dikandungnya. Selain itu, wanita yang sedang mengalami haid dan nifas tidak boleh di bekam karena saat itu wanita sedang mengeluarkan darah kotor. Jelas kondisinya tidak memungkin untuk dilakukan pengeluaran darah kotor lagi.
3. Sebaiknya pasien yang akan dibekam tidak sedang kekenyangan, atau sebaliknya kehausan dan kelaparan. Bahaya bekam dalam kondisi ini adalah dapat mengakibatkan pasien menjadi lemah tubuhnya karena kondisinya sedang tidak stabil.
4. Sebelum dan setelah bekam tidak dianjurkan makan dan minum. Sebaiknya Anda berpuasa terlebih dahulu minimal 2 jam sebelum atau setelah bekam. Setelah selesai bekam pun Anda hanya dianjurkan untuk minum yang manis-manis saja seperti madu untuk meningkatkan stamina. Jangan minum yang bersoda atau semacam sirup.
5. Sebaiknya jangan mandi dulu setelah melakukan bekam, apalagi jika Anda mandi dengan air dingin. Sangat tidak dianjurkan. Mandilah setelah 2 jam dan dengan air hangat.

6. Umumnya bekam basah dapat dilakukan pada semua orang, kecuali pada pasien malignant anemia, leukimia (kanker darah), TBC, HIV/ODA, trombositopenia,  hemafolia, hepatitis, penderita dengan kelainan klep jantung/yang menggunakan alat pacu jantung serta penyakit lainnya yang parah kecuali dengan ahli bekam berpengalaman dan dibawah pengawasan dokter.
7. Penderita gula darah atau diabetes memiliki sensitivitas terhadap luka yang ada dalam kulit. Bekam basah yang mengharuskan melakukan sayatan di kulit tidak cocok untuk penderita diabetes. Terutama untuk penderita diabetes yang Gula Darah Sewaktu (GDS) lebih dari 250 mg/dl.

8. Orang yang sedang atau telah mendonorkan darah atau korban kecelakaan yang mengeluarkan darah banyak pun tidak boleh melakukan bekam basah.
9. Pasien yang menderita sakit kulit atau alergi yang cukup parah, contohnya ulserasi juga berbahaya jika di bekam. Hindarilah bekam untuk pasien semacam itu.
10. Karena menderita semacam penyakit, seseorang kadang mengkonsumsi obat pengencer darah. Setelah menghentikan meminum obat ini, tunggulah 2 hari untuk melakukan terapi ini. Bahaya bekam dapat mengancam Anda karena kondisi darah dalam tubuh sedang tidak stabil.

11. Jangan melakukan bekam pada titik-titik dimana tubuh pasien mengalami luka, robeknya urat sendi, patah tulang, tumor serta varises.
12. Perut merupakan organ manusia yang cukup lemah. Kulit yang melapisi perut pun cukup tipis. Karena itu, cukup berbahaya jika Anda membekam pada bagian perut terlalu keras.
13. Terakhir adalah lubang-lubang alamiah dalam tubuh juga dilarang untuk di bekam seperti mata, hidung, mulut, puting susu serta anus. Selain itu, beberapa titik-titik yang tidak boleh dibekam adalah bawah ketiak, leher bagian bawah telinga, selangkangan/pangkal paha bagian depan dekat kemaluan) dan tepat di atas pembuluh darah yang besar.

Eniwei, jika Anda ingin berbekam, pastikan Anda melakukannya dengan bantuan orang yang benar-benar ahli dalam bidang bekam. Selain itu, usahakan memilih terapis bekam yang memiliki latar belakang medis dan ia mengetahui secara pasti tentang organ tubuh manusia.
Kemudian pastikan Anda menggunakan alat-alat bekam yang telah memenuhi standar operasional medis dan sterilisasi. Oleh karena itu terapis bekam yang Anda mintai tolong haruslah memiliki ilmu medis yang dapat membantunya untuk mensterilisasikan alat-alatnya sesuai dengan standar yang berlaku.

Alat-alat yang tidak steril dapat mengakibatkan bahaya bekam. Anda bisa tertular penyakit yang berbahaya. Well… pengobatan bekam ini dapat memberi efek yang positif. Tetapi ingat, ia juga dapat menimbulkan bahaya bekam pada kesehatan Anda. Anda bisa kelelahan yang berlebihan, pingsan bahkan tertular penyakit baru.
So, jika Anda tidak menginginkan hal ini terjadi, carilah terapis bekam yang berpengalaman, selalu update info dan bertanyalah pada ahlinya. Selamat malam…
(sumber gambar artikel bahaya bekam : rumahbekam.net)

Keluhan kesehatan yg bisa diatasi dng terapi Bekam;

Keluhan kesehatan yg bisa diatasi
dng terapi Bekam;
72 penyakit di antaranya:

Asam urat,Awet muda,batuk,flue,
batu ginjal,bisul,darahtinggi/rendah,
Ereksi kurang,diabetes,gigi,gatal2,
masalah haid,insomnia,jantung,jerawat,
kolesterol,pusing,kerongkongan,lemah syahwat,
leher kaku,mandul,mata,migrain,
rematik,sakit perut,sembelit,sihir,
stroke,wasir,THT,
ternyata juga bisa penyakit kena guna2,
sihir,kena guna2 nini pelet

menerima panggilan 
terapi dan pelatihan bekam  
daerah bandung dansekitarnya

pin;74713FAB/WA;087825343327

Sejarah Bekam

Bekam sudah dikenal sejak zaman dulu, yaitu kerajaan Sumeria, kemudian terus berkembang sampai Babilonia, Mesir kuno, Saba, dan Persia. Pada zaman Nabi Muhammad, beliau menggunakan tanduk kerbau atau sapi, tulang unta, gading gajah.

Pada zaman China kuno mereka menyebut hijamah sebagai “perawatan tanduk” karena tanduk menggantikan kaca. Pada kurun abad ke-18 (abad ke-13 Hijriyah), orang-orang di Eropa menggunakan lintah sebagai alat untuk hijamah. Pada satu masa, 40 juta lintah diimpor ke negara Perancis untuk tujuan itu. Lintah-lintah itu dilaparkan tanpa diberi makan. Jadi bila ditempelkan pada tubuh manusia yang sakit, dia akan terus menghisap darah tadi dengan efektif. Setelah kenyang, lintah tersebut tidak berupaya lagi untuk bergerak, lantas jatuh dan mengakhiri penghisapannya.

Seorang herbalis Ge Hong (281-341 M) dalam bukunya A Handbook of Prescriptions for Emergencies menggunakan tanduk hewan untuk membekam/mengeluarkan bisul yang disebut tehnik “jiaofa”, sedangkan di masa Dinasti Tang, bekam dipakai untuk mengobati TBC paru-paru. Pada kurun abad ke-18 (abad ke-13 Hijriyah), orang-orang di Eropa menggunakan lintah (al ‘alaq) sebagai alat untuk bekam dan dikenal dengan istilah leech therapy, praktek seperti ini masih dilakukan sampai dengan sekarang.

Kini pengobatan ini dimodifikasi dengan sempurna dan mudah pemakaiannya sesuai dengan kaidah-kaidah ilmiah dengan menggunakan suatu alat yang praktis dan efektif. Disebutkan oleh Curtis N, J (2005), dalam artikel Management of Urinary tract Infections: historical perspective and current strategies: Part 1-before antibiotics. Journal of Urology. 173(1):21-26, January 2005. Bahwa catatan kedokteran tertua Ebers Papyrus yang ditulis sekitar tahun 1550 SM di Mesir kuno menyebutkan masalah bekam.[2]

Hippocrates (460-377 SM), Celsus (53 SM-7 M), Aulus Cornelius Galen (200-300 M) mempopulerkan cara pembuangan secara langsung dari pembuluh darah untuk pengobatan di zamannya. Dalam melakukan tehnik pengobatan tersebut, jumlah darah yang keluar cukup banyak, sehingga tidak jarang pasien pingsan. Cara ini juga sering digunakan oleh orang Romawi, Yunani, Byzantium dan Itali oleh para rahib yang meyakini akan keberhasilan dan khasiatnya.


sumber: http://id.wikipedia.org/wiki/Bekam

Apakah bekam itu

Bekam (Arab: الحجامة; al-hijamah) adalah metode pengobatan dengan cara mengeluarkan darah statis (kental) yang mengandung toksin dari dalam tubuh manusia. Berbekam dengan cara melakukan pemvakuman di kulit dan pengeluaran darah darinya. Pengertian ini mencakup dua mekanisme pokok dari bekam, yaitu proses pemvakuman kulit kemudian dilanjutkan dengan pengeluaran darah dari kulit yang telah divakum sebelumnya.

sumber : http://id.wikipedia.org/wiki/Bekam

BEKAM ketika Puasa

BEKAM ketika Puasa = Double Impact Detoxification


Pandangan Ilmu Kedokteran mengenai bekam :

• Mengeluarkan toksik atau zat-zat yang meracuni tubuh dan sisa metabolisme tubuh yang sudah tidak dibutuhkan.

• Bekam pada titik sunah dapat menyembuhkan penyakit (dibuktikan dgn radio aktif teknesium perteknetat)

• Bekam berpengaruh pada sistem endokrin lewat sistem perifer langsung ke organ mempengaruhi hormon insulin, adrenalin, corticostropin, oestrogen, progesteron, dan testoteron. Melalui sistem sentral mempengaruhi hipotalamus dan pituatary otak untuk mengeluarkan hormon ACTH, TSH, FSH, dan ADM

• Meningkatkan sel darah putih (leukosit)yang melindungi tubuh dari penyakit

• Meningkatkan aktifitas fagostik, Imunoglobin, sel T Helper dan E-rosette yang semuanya adalah sistem pertahanan tubuh

• Bekam menyebabkan kerusakan kulit yang mengakibatkan pelepasan seretonin, bradikinin, dan slow reacting substance (SRS) disertai pelepasan corticotrophin releasing factor (CRF) dan adenohipofise yang berfungsi menyembuhkan peradangan dan infeksi

• Terjadi pelepasan zat endomorphin, ACTH sehingga otot menjadi rileks (urat dalam kedokteran disebut otot)

Rasulullah Saw menyengajakan berbekam ketika shaum, karena khasiat bekam ketika shaum menjadi 2kali lipat, shaum mampu mengangkat racun, melebarkan pembuluh darah, menguatkan jantung, ginjal, paru, dan limpa.

عَنِ ابْنِ عَبَّاسٍ قَالَ إِحْتَجَمَ النَّبِيُّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَهُوَ صَائِمٌ

Dari Abbas RA. Nabi SAW berbekam sedang beliau dalam keadaan shaum. (HR. Bukhari)

Mekanisme shaum yang luar biasa manfaatnya bagi tubuh, akan menjadi berkesan jika disinergikan dengan hijamah/ bekam.
Shaum mampu mengangkat toksin dan sel-sel yang sudah tidak diperlukan ke permukaan tubuh, sehingga sangat ideal jika pada saat yang sama juga dilakukan terapi bekam, karena racun yang sudah ada di permukaan tubuh akan tersedot tuntas oleh hisapan kop bekam.

Shaum juga mampu melebarkan pembuluh darah, sehingga bekam pada saat shaum merupakan bekam dalam kondisi sirkulasi darah yang sangat baik. Ini menyebabkan kesan dari proses bekam akan cepat di respon oleh tubuh, sehingga tujuan utama dari proses pembekaman yakni meningkatnya fungsi imunitas tubuh akan cepat dicapai dalam kondisi shaum tersebut.

Rasulullah Saw dan para sahabat sudah terbiasa melazimkan (baca : merutinkan) berbekam ketika shaum, karenanya dengan izin Allah mereka hidup dalam kesehatan yang paripurna/ holistic.

Seorang sahabat yang sangat istiqamah dalam mengamalkan berbekam ketika shaum salah satunya adalah Ibnu Umar Ra. Seorang sahabat yang dikenal sangat teguh memegang sunnah Nabi Saw. Bukhari meriwayatkan bahwa Ibnu Umar Ra biasa berbekam dalam keadaan berpuasa, sampai ketika ia semakin tua dan fisiknya menjadi lemah, maka ia meninggalkan berbekam di siang hari ketika shaum namun tetap melakukannya pada malam harinya.

Inilah sedikit dari luasnya hikmah yang dapat kita ambil dari untaian Sunnah Rasulullah Saw yang mulia, kemodernan peri hidup yang telah ada sejak abad 14 abad lalu dan terlupakan oleh kita sebagai ummatnya.
Alhamdulillah, mudah-mudahan kita diberikan kemampuan dan keistiqamahan dalam mengamalkan Sunnah Rasulullah Saw ini, dan kita songsong bulan Ramadhan mendatang sebagai bulan berbekam, agar semoga kita senantiasa hidup dalam kesehatan dan keberkahan. Wallahu A’lam.